Tentang Kami

a man riding a skateboard down the side of a ramp
a man riding a skateboard down the side of a ramp
Yayasan Indikator Pembangunan (IPM) Indonesia Emas

Bergerak untuk Indonesia yang lebih cerdas, sehat, dan berdaya sejak 2026

Sejarah Kami

  Yayasan Indikator Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia Emas lahir dari semangat melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Kemerdekaan bukan hanya dimaknai sebagai lepas dari penjajahan fisik, tetapi juga sebagai perjuangan berkelanjutan untuk meningkatkan harkat, martabat, dan kualitas hidup manusia Indonesia.
  Dengan tujuan membangun tatanan kehidupan yang adil, makmur, merata, dan beradab — pada tanggal 16 Maret 2026, Yayasan IPM Indonesia Emas resmi berdiri di Jakarta Timur berdasarkan Akta Notaris Nomor 7 tanggal 9 Maret 2026, dengan Nomor Pendaftaran 5026031531101900 dan mendapatkan Nomor AHU-0007769.AH.01.04.Tahun 2026.

Tujuan Organisasi

Lima komitmen utama Yayasan IPM Indonesia Emas dalam membangun kualitas manusia Indonesia

📚 Edukasi Digital
Mendukung peningkatan Indikator Pembangunan Manusia melalui program edukasi berbasis teknologi digital

📢 Corong Informasi
Menjadi pusat penyampaian informasi program pemerintah yang akurat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat

💻 Digitalisasi Program
Melakukan digitalisasi program di bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Daya Beli untuk jangkauan yang lebih luas

🎥 Live Streaming
Menyelenggarakan siaran langsung sebagai media komunikasi program pemerintah kepada seluruh masyarakat Indonesia

📖 Literasi Masyarakat
Memperkuat literasi digital, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh

Bidang kemanusiaan :

Berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan sejalan dengan program wajib belajar nasional. Program meliputi peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta pemberian beasiswa guna mendukung pemerataan pendidikan.

Bidang Kesehatan :

Bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya preventif dan kuratif. Program mencakup penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu serta dukungan terhadap fasilitas dan tenaga kesehatan.

Bidang UMKM :

Berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui pelatihan, akses permodalan, serta pengembangan kemitraan strategis guna menciptakan harga jual yang adil dan berkelanjutan.

Bidang Pertanian :

Mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana produksi seperti pupuk, obat-obatan, dan bibit bersubsidi, serta pelatihan pertanian terpadu modern guna mendukung ketahanan dan kemandirian pangan.

Bidang Kelautan :

Meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pelatihan, pembentukan koperasi, serta penguatan sistem distribusi hasil tangkapan. Program juga mencakup pengembangan kawasan pesisir dan pemanfaatan potensi energi biru.

Bidang Peternakan :

Mengembangkan sektor peternakan rakyat melalui peningkatan populasi ternak, penyediaan pakan, pelatihan teknis, serta penguatan sistem pemasaran dengan harga yang layak bagi peternak.

Bidang Pariwisata :

Mendorong peningkatan kunjungan wisata domestik dan mancanegara melalui pengembangan infrastruktur, penguatan kemitraan, serta optimalisasi potensi wisata berbasis kemandirian dan kolaborasi lintas sektor.

Bidang Koperasi :

Mengoptimalkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui penguatan regulasi, tata kelola, serta integrasi dengan sektor usaha kecil dan menengah.

Bidang Lingkungan Hidup :

Berfokus pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui pengolahan sampah bernilai ekonomis, program penghijauan, serta pencegahan kerusakan lingkungan seperti erosi dan abrasi.

Bidang Pemuda dan Olahraga :

Mengembangkan potensi pemuda melalui pembinaan olahraga berkelanjutan serta pemberdayaan generasi muda sebagai agen perubahan dan pembangunan bangsa.

Bidang Keagamaan :

Menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama dengan mendukung kebebasan beribadah, penyediaan fasilitas keagamaan, serta pengembangan pendidikan dan ekonomi berbasis nilai-nilai keagamaan.

Bidang Komunikasi dan Digitalisasi :

Meningkatkan efektivitas kegiatan melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk transformasi kegiatan konvensional menjadi berbasis digital guna memperluas jangkauan dan efisiensi.

Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional :

Menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terukur, efektif, dan efisien dalam pengelolaan tata ruang, tata kelola, serta pelaksanaan program pembangunan.

Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak :

Mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan serta memastikan perlindungan hak perempuan dan anak melalui kebijakan dan program yang berkeadilan.

Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral :

Mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif energi fosil, guna mendukung keberlanjutan dan efisiensi energi nasional.

Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia :

Memberikan pendampingan dan advokasi hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, dalam rangka perlindungan dan penegakan hak asasi manusia.

Bidang Pemberdayaan Manusia :

Meningkatkan kapasitas individu melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan agar mampu mandiri secara ekonomi dan sosial.

Bidang Tenaga Kerja :

Mendorong pengurangan angka pengangguran melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja serta penciptaan peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Bidang Sosial :

Memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui program yang tepat sasaran, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) :

Meningkatkan kualitas infrastruktur dan permukiman melalui perbaikan jalan, sistem drainase, penyediaan air bersih, serta pembangunan dan renovasi rumah layak huni bagi masyarakat.